LIERATUR REVIEW: KEBIJAKAN PELARANGAN PERDAGANGAN KARANG HIAS DAN ANEMON OLEH KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Septa Riadi, Yudi Wahyudin, Muhammad Nur Arkham

Abstract


Tujuan penulisan artikel adalah untuk melakukan review kebijakan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan tentang pelarangan perdagangan karng hias untuk keberlanjutan kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka untuk memahami permasalahan yang relevan. Pertengahan Agustus 2016, Menteri Kelautan dan Perikanan membuat suatu kebijakan untuk melarang jual beli karang hias dalam bentuk apapun. Kebijakan ini dibuat dikarenakan semakin tingginya tingkat kerusakan karang. Kebijakan tersebut memberikan damak negatif terhadap keberlanjutan hidup dan pendapatan dari para nelayan dan pengusaha yang bergerak di bidang karang hias. Hasil dari penelitian LIPI melalui program COREMAP-CTI menilai kerusakan karang diakibatkan dari perubahan iklim, selain itu aktivitas penangkapan ikan dengan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti bom dan racun yang menyebabkan kerusakan karang. Kesimpulan dari artikel ini menyebutkan bahwa perdagangan karang bukanlah penyebab utama dari kerusakan terumbu karang di Indonesia, sehingga kebijakan yang dikeluarkan oleh KKP akan berdampak negatif terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang bergantung dengan perdagangan karang hias.

Keywords


karang hias, kebijakan, perdagangan



Copyright (c) 2019 Coastal and Ocean Journal



Center for Coastal and Marine Resources Studies
Bogor Agricultural University
Kampus IPB Baranangsiang
Jl. Raya Pajajaran No. 1, Bogor, 16127
Phone: (62-251) 8374816, 8374820, 8374839; Facs.: (62-251) 8374726
Jawa Barat, INDONESIA.

ISSN:2549-8223
SK no. 0005.25498223/JI.3.1/SK.ISSN/2017.03