LIERATUR REVIEW: STRATEGI PENGELOLAAN PELABUHAN DI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN TRANSDISIPLIN DIBANDINGKAN DENGAN PELABUHAN LAIN DI DUNIA

Septa Riadi, Eva Anggraini, Yudi Wahyudin

Abstract


Penelitian dengan pendekatan transdisipliner bertujuan untuk mendorong integrasi di luar batas-batas disiplin ilmu, dan memberikan perspektif baru dalam menangani masalah yang kompleks. Masalah-masalah ini menargetkan berbagai aspek, termasuk masalah dalam manajemen pelabuhan. Di Vietnam masalah utama pelabuhan adalah dalam hal ekologi. Sementara di Hong Kong sebagai salah satu pelabuhan terbesar di dunia, ia juga menghadapi masalah dalam mengatur aliran kapal dan juga di pelabuhan. Yunani dan Cina menyoroti studi yang sama pentingnya, yaitu risiko di pelabuhan. Pelabuhan Turki memiliki pendekatan berbeda dalam menarik kapal untuk berlabuh di pelabuhannya, yaitu aspek non-harga seperti layanan pelanggan, kustomisasi dan bundling layanan, perluasan layanan, diversifikasi layanan, dan layanan tambahan dan yang paling penting adalah peningkatan citra perusahaan melalui Inggris dan CSR Australia memiliki masalah yang sama mengenai privatisasi pelabuhan. Untuk mengatasi masalah ini tentu diharapkan berbagi peran transdisiplin, mulai dari ilmu pemerintahan, ekonomi kelembagaan, ekonomi politik, ilmu teknik, ekologi, bisnis, hingga ilmu sosial dan ilmu-ilmu lainnya.

Keywords


transdisiplin, penegelolaan pelabuhan, jasa kelautan



Copyright (c) 2019 Coastal and Ocean Journal



Center for Coastal and Marine Resources Studies
Bogor Agricultural University
Kampus IPB Baranangsiang
Jl. Raya Pajajaran No. 1, Bogor, 16127
Phone: (62-251) 8374816, 8374820, 8374839; Facs.: (62-251) 8374726
Jawa Barat, INDONESIA.

ISSN:2549-8223
SK no. 0005.25498223/JI.3.1/SK.ISSN/2017.03